Selasa, 21 April 2015

Rossi: "Marquez adalah pembalap yang menang atau tidak sama sekali"


Rider Movistar Yamaha MotoGP Valentino Rossi bereaksi terhadap kemenangan sensasional di Gran Premio de la República Argentina.Mulai Balapan dari urutan start kurang sempurna, yakni di posisi kedelapan di grid, Rossi langsung berada di tengah-tengah perebutan siapa rider yang tercepat untuk sampai tikungan pertama. Sempat bersenggolan dengan rider ducati Ianone-29 dan tetap menempatkan Rossi di posisi ke delapan setelah balapan dimulai. Rossi berusaha untuk menemukan ritme balapnya, lap-lap berikutnya ia kemudian mampu bergerak cepat di lintasan, mulai dari melewati Danilo Petrucci dan kemudian Aleix Espargaro untuk pindah ke enam. Dengan 20 lap tersisa, Rossi sekarang berada tepat di belakang rekan setim Lorenzo. Tanpa menunggu terlalu lama, berikutnya Rossi sudah meninggalkan Lorenzo-99 di posisi ke enam sebagai tanggung jawabnya untuk terus melaju ke arah depan.Satu per satu setiap rider yang di depannya lantas dikirim ke barisan di belakangnya, adalah Andrea Iannone, kemudian Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso berhasil dilewati The Doctor dengan ritme balap yang jauh lebih cepat sehingga akhirnya menempatkan pembalap Movistar Yamaha MotoGP itu di posisi dua. Rossi kemudian memiliki tugas yang tampaknya mustahil menutup celah lebih empat detik dari pembalap terdepan Marc Marquez.Juara dunia sembilan kali itu didukung penuh oleh tim yang terus mengupdate kinerja selisih waktu lap yang tersisa antara Rossi dengan Marc disetiap puatran lap yang makin mendekati finish. Singkat waktu, Rossi berhasil memperpendek jarak ketertinggalannya yang lebih dari 4 detik dalam drama pengejaran kurang lebih 8 lap, Dalam dua lap tersisa Rossi sudah berada dengan kecepatan penuh tepat di belakang Marc. Sebuah penampilan memukau dari Rossi dalam menempel ketat Marc dan bersama melahap mulai dari tikungan pertama, kedua, ketiga sampai tikungan keempat dengan cepat sekali. Tikungan ke lima Rossi dan langsung memimpin. namun yang terjadi setelah itu, karena terburu-buru untuk melawan serangan, Marquez sempat membalas untuk langsung bisa mengambil pimpinan balap kembali dan sedikit menabrak Rossi-46 di dalam tikungan ke lima tersebut. Marc tidak bisa melewati Rossi, tetapi tetap menempel Rossi dengan inisiatif yang sangat agresif, sampai kemudian roda depan Marc-93 dipotong roda belakang Rossi di jalur keluar tikungan yang masih di tikungan ke lima saat kedua rider ini akan bermanufer memasuki tikungan ke enam. Motor Rossi menerjang keras bagian depan motor Marc dan menghempaskannya keluar dari lintasan dan menghentikan perlawanan Marc seketika itu juga.Kemenangan Rossi membawa serta beberapa catatan rekor yang luar biasa, Rossi sudah menapaki podium menjadi 199 kali, 110 di antaranya adalah kemenangan dan 51 kemenangannya adalah yang ia raih bersama dengan Yamaha.Hasil balapan di GP Argentina ini menempatkan Rossi di puncak klasemen pembalap dengan 66 poin, sedangkan selisih enam poin darinya, Dovizioso menempati urutan kedua. Movistar Yamaha MotoGP juga memimpin klasemen tim dengan 103 poin dan Yamaha juga memimpin klasemen konstruktor dengan 66 poin. 

Valentino Rossi:"Ini adalah kemenangan besar, kami membuat keputusan yang tepat dan mulai dengan ban ekstra keras. Ketika saya melihat Marc turun dengan setup ban keras, saya tahu bahwa ia akan mencoba untuk mendorong di awal. Saya membuat start yang baik tetapi pada tikungan pertama Iannone mendorong saya ke luar. Lap demi lap saya kembali, dan ketika saya tiba di kedua Marc memiliki sedikit lebih dari empat detik memimpin. Saya tahu balapan masih panjang, saya juga tahu kalau ia (Marc) bisa saja memiliki beberapa kesulitan saat ini. Menguntitnya lap dengan lap, saya bisa melihat dia makin lama makin dekat dan lebih dekat, itu membuat saya sangat bersemangat! Saya menyusul dia dalam pengereman, tetapi dia adalah pembalap yang "Iya atau tidak tidak sama sekali", dia menyentuh saya di sudut tikungan ke lima, berikutnya ia menyentuh saya lagi, karena saya sedang mempercepat laju, saya pikir dia membuat kesalahan dan ia jatuh. Ini sangat disayangkan karena itu bisa menjadi pertarungan besar di lap terakhir. Tapi saya sudah menang! Dalam tiga balapan kami telah menunjukkan kami bisa kompetitif di mana-mana dan berjuang untuk kejuaraan. "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar